10 Ranah Ketimpangan Sosial Menurut INFID 2018

“Indeks ketimpangan pada 2018 berada di level 6 dari skala 0-10′ lebih tinggi dari sebelumnya di 5,6.”

~ katadata.co.id

Berdasarkan hasil survei International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) penghasilan merupakan ranah yang paling berperan sebagai sumber ketimpangan sosial di masyarakat. Ini tercermin dari, sekitar 76% responden yang disurvei menganggap penghasilan merupakan sumber ketimpangan. Di urutan kedua adalah kesempatan dalam mendapat pekerjaan dan ketiga harta benda yang dimiliki merupakan ranah yang paling berperan pada terjadinya ketimpangan.

 

indonesia melek data

Sumber Gambar: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/09/20/pendapatan-merupakan-ranah-ketimpangan-sosial-terbesar.

Masih menurut survei INFID, indeks ketimpangan pada 2018 berada di level 6 dari skala 0-10. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar 5,6. Indeks ketimpangan mendekati 0 mengindikasikan bahwa ranah ketimpangan semakin sedikit. Demikian sebaliknya, jika semakin mendekati 10 maka ranah ketimpangan semakin banyak.

indonesia melek data

Ketimpangan Sosial yang Tampak Jelas di Kota Besar. Sumber Gambar: https://nusantaranews.co/infid-ketimpangan-sosial-di-indonesia-meningkat/.

INFID melakukan survei pada Agustus-Minggu ke-II  September 2018 dengan melibatkan 2.041 responden di 34 provinsi. Pengambilan sampling menggunakan metode multistage random sampling dan tatap muka dengan responden menggunakan kuesinoner.

 

Sumber

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/09/20/pendapatan-merupakan-ranah-ketimpangan-sosial-terbesar.

International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Rilis 20 Sep 2018.

 

Sumber Gambar

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/09/20/pendapatan-merupakan-ranah-ketimpangan-sosial-terbesar.

Infid: Ketimpangan Sosial di Indonesia Meningkat

Follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *